Minggu, 30 Desember 2012

Renungan Liburan

Musim libur tak terasa sudah hampir selesai. Walau masih sibuk juga aku dengan rutinitas sehari-hari ku, alhamdulillah beberapa kegiatan libur masih sempat aku lakukan, walau mungkin hanya sekedar menarik nafas panjang dan dalam untuk menghirup unsur-unsur positif energi alam dan membuang jauh-jauh energi negatif.

Gempita liburan kadang tidak membuat fresh pikiran, namun justru menambah beban berat kehidupan kita. Jangan karena liburan dengan enteng kita melepas kendali atas kondisi kehidupan kita. Karena liburan dengan mudahnya kita berfoya, karena liburan kehidupan kita cenderung konsumtif dan tidak produktif. Well jadikanlah liburan sebagai ajang untuk meng upgrade diri dan mereefresh kemampuan kita agar lebih fit pasca liburan. Bukan malah menambahi beban kehidupan pasca liburan.
Berliburlah yang sehat dan bermanfaat. Salam Libur
























Selasa, 25 Desember 2012

Ingin Bahagia ? ini Resepnya...

Di era sekarang kebahagiaan seakan menjadi barang yang langka. Kekayaan, Kedudukan, Kehormatan tak kunjung mampu membahagiakan manusia. Apalagi kemiskinan tentu menjadi barang yang sangat ditakuti dan dijauhi oleh kebanyakan manusia. Lha wong kaya saja sulit bahagia apalagi yang miskin mana mungkin bisa bahagia. Itu mungkin logika kita. Disaat standar kebahagiaan  rancu dan absurd maka saat itu juga jangan pernah anda berharap untuk merasakan kebahagiaan. Coba bayangkan kaya merasa kurang lalu bagaimana yang miskin, tentu semakin susah dan menderita hidupnya, jika itu yang kita jadikan ukuran kebahagiaan. Oleh sebab itu mari kita berfikir lebih luas dan membuka cakrawala  akan arti dari kebahagiaan itu sendiri. Jangan pernah kita batasi kosakata "Bahagia" dalam rumus hidup kita dengan harta, kedudukan, kehormatan dan semua, karena bahagia ada dalam segala kondisi kita

Lalu bagaimana agar dalam segala kondisi kita bisa bahagia ? Cobalah resep turun temurun dari nenek moyang kita  orang Jawa.

1. Urip Kuwi Sing Prasojo
    Sederhana dalam berfikir, sederhana dalam berbicara, dan sederhana dalam berperilaku.
2. Urp Kuwi Ojo neko-neko
    Selalu mentaati norma dan hukum agama dan kemasyarakatan.
3. Urip Kuwi Ojo Golek Molo
    Tidak membuat masalah, tetapi mencari solusi atas permasalahan yang kita hadapi.

Insyallah dengan 3 hal tersebut diatas kita akan mampu menyelami makna dan arti dari kebahagiaan itu sendiri.Salam Bahagia. JWT

Minggu, 16 Desember 2012

BBM Langka Ngonthel Aja !!!

Hari ini BBM di wilayah Bangilan dan sekitarnya mengalami kelangkaan. Menurut salah satu kios bensin yang tadi pagi saya temui beliau harus berangkat pagi-pagi sekali untuk mendapatkan bensin. Itupun harus ke Lasem untuk mendapatkan stok bensin. Oleh karena itu bensin ditingkat eceran disekitar Bangilan harganya naik dari Rp 5.000,00 ke level harga Rp. 6.000,00. Walaupun dari SPBU harga bensin masih berkisar Rp 4.500,00 per liternya.

BBM memang termasuk hasil alam yang tidak dapat diperbarui, sehingga wajar harganya tiap tahun cenderung naik. Oleh karena itu kita sebagai pengguna harus bisa berhemat BBM. Semuanya tentu kita mulai dari diri kita sendiri. 

Sekarang memang sudah jamannya naik motor. dari anak kecil sampai dewasa, dari masyarakat miskin dan yang kaya semua hampir dipastikan naik motor. Baik itu menempuh jarak dekat lebih-lebih jarak jauh yang tentu memang kita membutuhkan kendaraan bermotor.
Sebenarnya jika kita tinjau ulang kegiatan kita bermotor kadang memang kurang produktif dan cenderung ke arah life style saja. Seperti anak-anak sekolah yang rumahnya dekat seharusnya lebih produktif jika naik onthel. Selain lebih sehat juga mengurangi tingkat polusi udara dilingkungan sekitar kita. Dan tentu kita bisa lebih menghemat uang belanja kita. Alhamdulillah karena keadaan mulai hari kemarin saya berangkat sekolah harus ngonthel. Memang saya berbicara seperti ini bukan karena ideologis semata namun juga karena keadaan yang mengharuskan saya menjual motor saya dan beralih ke onthel. Semua memang harus kita syukuri dan kita ambil hikmah dan manfatnya saja, sehingga hidup kita terasa indah dan bahagia.

Memang ironi jika kita lihat dari sudut kepemilikikan sumber minyak yang melimpah bangsa ini terus dilanda keterbatasan BBM. Bagai anak ayam yang kelaparan di lumbung padi ibaratnya. Hal ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah agar kelak kita tidak terus bermasalah dan disibukkan dengan hal yang sama. Selain dari faktor pemerintah kita sendiri juga harus bisa menjadi problem solving bagi permasalahn yang ada disekitar kita. Minimal mari bersama membatasi penggunaan BBM dengan mengurangi aktifitas naik motor jika memang tidak penting dan jarak yang kita tempuh relatif terjangkau. Salam Ngonthel Salam Sehat. JWT

Sabtu, 15 Desember 2012

Do'a Penetralisir Tanah Sangar dan Membuang Aura Jahat



يا ارض ربّي وربّك الله
أعوذ بالله من شرّ ما فيك
وشرّ ما خلق فيه, وشرّ ما يدبّ عليك
وأعوذ بك من اسد وأسود, ومن الحيّة والعقرب
ومن ساكن البلد, ومن والد وما ولد

Artinya :

Wahai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah
Aku berlindung kepada Allah dari keburukanmu dan
Keburukan apa yang ada di dalammu
Aku berlindung juga dari keburukan sesuatu yang bergerak merayap diatasmu
Aku berlindung kepada Engkau (Ya Allah) dari singa dan si hitam (Manusia atau ular besar), dari ular dan kalajengking, dan dari (para Jin) penghuni bumi, serta dari sang bapak (Iblis) dan anak keturunannya (setan-setan). (Diambil dari : Sunan Abu Dawud Jilid 3 halaman 34 no. 2603). Jwt

Semut Mampu mengangkat Beban 50 Kali Lebih Berat Dari Berat Badannya



Semut memang kecil-tetapi semut sangat kuat dibandingkan dengan ukurannya. Seandainya anda sekuat semut itu, anda dapat mengangkat mobil. Semut membawa atau menyeret makanan yang beratnya 50 kali lebih berat dari berat badannya ke sarang. Makanan itu mungkin berupa serpihan-serpihan tanaman atau potongan-potongan bangkai binatang. 

Hidup Indah Dengan Qona’ah


Hidup Indah Dengan Qona’ah
                Rosululloh SAW Bersabda :
“Seandainya anak cucu Adam diberikan sebuah lembah yang terdiri dari emas, maka niscaya dia akan berharap untuk mendapatkan lembah emas yang kedua.”

Begitulah memang fitrah manusia, selalu merasa kurang dan kurang. Ia hampir tidak pernah merasa kenyang dan  dari lapar dan dahaga keduniaan. Jika manusia dibiarkan dalam kebebasannya maka hal itu akan mengancam eksistensi kemanusiaannya. Tak ada mampu membuat manusia puas, bagai meminum air garam semakin diminum semakin haus saja. Manusia tidak akan berhenti untuk mengejar dunia hingga kebinasaan yang akan menghentikannya dan tanah pekuburan yang akan menyumpal mulut nafsunya.
Lihatlah gunung-gunung, hutan, pasir, air, habis memenuhi tuntutan hidup manusia. Namun kebahagiaan tak kunjung ditemukannya. Ia terus merasa kurang hidup terasa hampa, kering dan tak menemukan ketenangan seakan ingin ia telan dunia dan seisinya ini untuk memenuhi hasrat hidupnya.
Benar sekali apa yang telah disabdakan oleh Nabi kita, itulah memang watak dasar manusia. Oleh karena itu manusia membutuhkan perangkat untuk mengawal dan mengarahkan keinginannya. Sikap Qona’ah adalah salah satu software yang bila diinstalkan ke dalam jiwa manusia akan memberikan efek yang menjadikan manusia menjadi tenang dan bahagia, jiwanya akan aman dan di protec dari serangan virus-virus yang menjadikannya tidak tenang dan bahagia. sebagaimana tuntutan dalam doa’a sapu jagadnya:
ربّنا اتنا في الدّنيا حسنة وفي الاخرة حسنة
“Wahai Tuhan kami berikanlah kehidupan dunia kami indah dan begitu juga dengan kehidupan akhirat kami”
                Untuk qona’ah seseorang haruslah banyak bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah karuniakan kepada kita.  Sedikit atau banyak mari kita syukuri dan kita terima dengan ikhlas. Orang Jawa bilang “Nrimo Ing Pandum”. Adagium nrimo ing pandum jangan kita konotasikan dengan sikap apatis dan tidak mau berusaha. Namun dibalik makna nrimo ing pandum tersirat sikap qona’ah dan keyakinan akan kekuasaan dan kemaha-adilan Tuhan. Ada semacam energy positif yang terkandung didalamnya sehingga memberikan efek indah dan bahagia dalam menjalani hidup. Tidak merasa kurang walau mungkin kekurangan dan tidak merasa berpunya walau mungkin berlebihan rizkinya. Ora adigang adigung adiguna. Qona’ah dan Nrimo ing pandum. Salam Bahagia.

Kamis, 13 Desember 2012

Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012-2013

Antarkan anak anda pada hari pertama sekolah.

Antarkan anak anda pada hari pertama sekolah.

 Mengapa ?
Setiap anak mempunyai respon yang berbeda terhadap sekolah. Ada anak yang sudah siap dan memulai sekolah di Taman kanak-kanak atau kelompok bermain dengan antusias dan berani. Sebaliknya ada anak yang merasa cemas dan takut. Bahkan ada yang mogok tidak mau berangkat seolah atau ada yang merengek untuk terus ditemani orang tuanya. Adapun respon anak terhadap sekolah, orang tua perlu memahami kebutuhan anak dan memastikan mereka membimbing anak dalam langkah pertama anak menuju dunia luar.

Bagaimana ?
- Beberapa hari sebelum hari pertama sekolah, siapkan berbagai keperluannya seperti seragam sekolah, tas, sepatu,kaos kaki, dan kotak makanan.
- Jika ada,ceritakan pengalaman-pengalaman menarik mengenai taman kanak-kanak
- Pada hari pertama sekolah antarkan anak anda
-Walaupun anda merasa khawatir dan cemas,jangan tunjukkan perasaan negatif itu di hadapan anak. Usahakan tetap tenang.
- Gandeng tangannya dan katakan "Wah,kamu kelihatan cakep dengan baju seragam itu. Senang sekali kamu nanti akan bisa bermain-main dengan guru dan teman.
- Sebagai kenangan fotolah dia di depan gedung sekolah atau didepan ruang kelasnya.
- Ketika bel berbunyi, tinggalkan dia dan katakan "Selamat bersenang-senang ya. Nanti Mama akan jembut kamu di sini."
- Jangan mengintip di jendela kelas. Jika anak anda melihat kecemasan anda, diapun akan merasakan cemas itu dan menjadi tidak percaya diri.
Tinggalkan anak anda dengan tenang.Percayakan kepada gurunya.

Selasa, 11 Desember 2012

Kerja Kerja Kerja


Pak DIS
"Tahun 2012 Kerja Kerja Kerja".
begitu tadi sekilas saya baca di kantor PLN yang berada di Sadang Jatirogo. Kata-kata tersebut adalah semboyan dari Pak DIS, panggilan akrab Dahlan Iskan yang sekarang menjadi menteri BUMN. Beliau selalu menggembar=gemborkan tentang kerja keras dan usaha yang maksimal. Dari kata-kata tersebut saya jadi ingat sebuah Qoul yang berbunyi :

كلّ كلام لا ينبنى عليه العمل فلخوض فيه خوض فيما نُهِن عنه شرعا

"Setiap ucapan yang tak menghasilkan amal, maka menyibukkan diri di dalamnya adalah sama dengan menggeluti kerja terlarang dalam syara'"


Allahu Akbar...ini adalah sebuah Qoul yang sungguh luar biasa. Seorang muslim memang sudah seharusnya melakukan hal-hal yang positif dalam kehidupannya sehari-hari. Beramal yang membawa manfaat buat dirinya dan orang lain. Karena nilai seseorang ditentukan seberapa banyak ia memberikan manfaat untuk orang lain. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Oleh karena itu mari bersama terus bersinergi dalam kebaikan, mari bersama mengorbit bersama orang-orang sholeh dan yang selalu beramal dan menggeluti hal-hal yang bermanfaat. Waktu di dunia ini sangat berharga sekali jangan sampai kita sia-siakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. 

Bukankah masih kita ingat bahwa seorang muslim itu ibarat "RUHBAANUN FIL LAYAAL, WA FURSAANUN FIN NAHAAR" seorang muslim ibarat seorang Rahib yang tekun ibadah di malam hari, sedang jika datang siang bersemangat bagai kuda di tengah peperangan. 

Sekali lagi waktu, waktu, dan waktu sangatlah berharga. Bahkan Imam Syafi'i pernah mengatakan : "Seandainya Allah tak menurunkan ayat selain surat Al’Ashr, niscaya itu saja sudah cukup buat manusia”. Jadi jangan sampai waktu kita buang sia-sia dengan banyak omongan yang tidak ada manfaatnya. Karena sebagaimana Qoul diatas bahwa orang yang hanya sibuk berbicara tanpa dibarengi dengan amal ibarat menggeluti kerja yang terlarang dalam syara'.

Wahai dirهku masihkah engkau akan berleha-leha di dunia ini ?



Falsafah Punakawan Dalam Wayang

Wayang di era sekarang memang kurang begitu populer, namun di era awal-awal perkembangan Islam wayang menjadi semacam tontonan yang memberikan tuntunan bagi kehidupan masyarakat. Bisa kita bandingkan tontonan hari ini maupun tuntunan hari ini seperti apa. 

Karena itu Wali Songo memasukkan unsur-unsur ajaran Islam dalam cerita pewayangan yang keluar dari pakem babon cerita wayang Mahabarata maupun Ramayana, Seperti cerita Jimat kalimasada, Bale sigala-gala, Dewa Ruci dan lain sebagainya. Selain itu para wali khususnya Sunan Kalijaga juga menambahkan tokoh-tokoh yang tidak ada dalam versi asli wayang yang sering disebut sebagai punakawan. Punakawan adalah adalah para pembantu dan pengasuh setia Pandawa. Dalam wayang kulit, punakawan ini paling sering muncul dalam goro-goro, yaitu babak pertunjukan yang seringkali berisi lelucon maupun wejangan. 

Nama-nama punakwan antara satu daerah dengan daerah lain ada perbedaannya, namun yang paling populer adalah : Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong. Adapun makna filosofis yang terkandung dalam punakawan tersebut adalah : 
1. Semar dari bahasa Arab "SIMAAR" yang artinya paku. Dikatakan bahwa kebenaran ajaran Islam adalah kokoh kuat dan sejahtera bagaikan kokohnya paku yang sudah tertancap, yakni agama Islam ibarat"SIMAARUDDUNYA" pakunya dunia.
2. Petruk, dari kata "FAT-RUK" yang artinya "Tinggalkanlah", yang diambl dari kalimat "FAT-RUK KULLU MAN SIWALAH", yaitu tinggalkan segala apa yang selain Allah.
3. Gareng, dari kata "NAALA QAARIN" (Nala Gareng) yang artinya memperoleh banyak kawan, yaitu sebagai tujuan pokok dakwah para Wali adalah memperoleh banyak kawan atau pengikut.
4. Bagong, dari kata "BAGHAA" yang artinya "Memberontak" yaitu memberontak terhadap segala sesuau yang dzalim.

Demikian sekilas falsafah yang terkandung dalam tokoh Punakwan Pandawa.

Minggu, 02 Desember 2012

Masak Enak Tanpa MSG

Butiran Micin
MSG (Monosodium Glutamat) atau lebih kita kenal dengan istilah micin sangatlah populer di tengah-tengah santapan harian kita. Baik santap pagi, siang maupun malam. Dari masyarakat perkotaan, pedesaan, bahkan pegunungan semua kenal dengan salah satu penyedap masakan dari Jepang ini.Hampir semua jenis makanan yang kita nikmati mengandung zat aditif untuk makanan ini.

Saya sebenarnya belum melihat efek dari MSG yang konon dapat meningkatkan resiko dan kecepatan pertumbuhan sel-sel kanker. Walaupun sebenarnya secara umum menurut badan pengawas makanan zat ini aman untuk dikonsumsi dengan tanpa pembatasan.

Namun setelah mendengar desas-desus bahwa MSG bisa memicu kanker, merusak jaringan otak, dan beberapa efek samping yang lain maka secara bertahap dapur kami mulai meninggalkan penyedap rasa itu. Walaupun ada yang membantah bahwa MSG aman, namun bagaimanapun juga pada dasarnya zat kimia tentunya kurang baik bagi kesehatan tubuh  jika kita konsumsi secara terus-menerus dan dalam jangka waktu yang panjang.

Proses awal memasak tanpa menyertakan MSG memang terasa ada yang hambar. Kurang menendanglah citarasanya. Namun seiring dengan waktu ternyata lidah kita mampu menyesuaikan makanan tanpa penyedap ternyata juga tidak ada masalah. Makan nasi panas-panas dengan secobek sambal terasi tanpa MSG juga masih nikmat. Saya kira yang perlu dibenahi adalah hati dan perasaan kita. Bukan menu yang kita makan sehari-hari. 

Dan alhamdulillah sekarang keluarga kami masak tanpa MSG, walau juga tidak mengurangi konsumsi kami terhadap MSG, karena kita kadang kebanyakan sering makan di rumah ibu bapak kami yang tentunya masih belum meninggalkan MSG dalam masakan mereka sehari-hari. Tapi yang pasti tanpa MSG bukanlah kiamat bagi selera makan kita. Salam Sehat Selalu. JWT

Perpustakaan Desa di Kec. Bangilan

Perpustakaan
Masih selalu terngiang ditelinga hatiku sebuah gemblengan yang sering diulas dan disampaikan oleh Abah Moehaimin Tamam Pengasuh Ponpes ASSALAM Bangilan Tuban, yaitu : "OJO NGAKU-NGAKU DADI SANTRI ASSALAM NEK DURUNG CINTA MEMBACA". Begitulah yang sering beliau gemblengkan kepada santriwan-santriwati. Dari gemblengan itu seakan beliau sangat menekankan arti pentingnya membaca bagi kalangan santri pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

Aktivitas membaca tentu tidak terlepas dengan dunia buku dan buku tempatnya tentu di perpustakaan. Seperti telah kita ketahui bersama bahwa membaca merupakan salah satu ciri masyarakat modern dan berperadaban, oleh karena itu segala hal yang terkait dengan aktivitas membaca perlu di prasarani dan di nominatorkan. Sangat disayangkan sekali ketika kita muluk-muluk berbicara tentang kemajuan, tentang globalisasi, tentang IPTEK jika perpustakaan saja kita tidak punya. Saya memimpikan suatu saat nanti di desa-desa se Kecamatan Bangilan punya tempat yang representatif dan ramah buat sebuah perpustakaan.

Saya rasa jika pemerintah desa maupun kecamatan punya kepedulian terhadap kemajuan wilayahnya tidak salah jika ada anggaran khusus buat perpustakaan. Masalah rendahnya tingkat baca di tengah masyarakat jangan dijadikan tolak ukur dan faktor untuk tidak membangun perpustakaan. Hal itu sedikit demi sedikit bisa dicarikan solusi dan penyelesaiannya. 

Saya sempat bangga beberapa tahun yang lalu di Kauman Bangilan berdiri sebuah perpustakaan "Sarah Wulan" swadaya perorangan yang digagas oleh Mas Luthfi. Namun karena sebab apa ternyata perpustakaan itu akhirnya berhenti beroperasi. 

Di Pertigaan Bakalan ada juga sebuah perpustakaan milik Ibu Hj. Muawanah anggota DPR RI yang sampai saat ini alhamdulillah masih beroperasi. Dan ini merupakan satu-satunya perpustakaan yang ada di wilayah ini.

Saya sendiri sebenarnya  malu menuliskan tentang ide perpustakaan desa ini tanpa ada solusi dan tanpa usaha dari saya sendiri. Namun paling tidak "krenteg" ini telah saya utarakan di blog ini, dan mari kita semua masyarakat Bangilan pada umumnya serta para pemerhati pendidikan dan kemajuan masyarakat untuk bersama bersinergi  membangun mimpi tentang Sebuah Perpustakaan Desa. Salam Baca. JWT

Sabtu, 01 Desember 2012

Jenis Tanaman yang mengandung Aura Dingin dan Panas


Jenis Tanaman yang mengandung Aura Dingin dan Panas

                Urusan sehat tidak hanya  dipengaruhi faktor fisik semata. Karena tubuh manusia tidak hanya jasmani saja. Oleh karena itu agar tubuh kita sehat maka perlu kita kenali hal-hal lain yang mempengaruhi kesehatan jasmani kita. Seiring dengan penelitian modern ternyata kondisi hati seseorang juga mempengaruhi kondisi fisik seseorang. Akhir-akhir ini banyak penyakit jasmani yang diawali dari kejiwaan.
                Oleh karena itu mari jaga kondisi spiritual kita agar kita terjauh dari pengaruh jahat yang datang dari pikiran dan jiwa kita sendiri, semisal galau, cemas yang berlebihan, takut, iri, dengki, hasud dan lain sebagainya. Selain itu setan ataupun jin juga mampu mempengaruhi kesehatan jasmani dan rohani kita.
                Jiwa yang selalu tenang dan pasrah serta tawakkal kepada Allah mengasilkan gelombang alfa (7 – 14 herzt) yang akan membawa kebaikan bagi manusia. Sedang pikiran yang negatif, setan, jin, dan segala bentuk turunannya memancarkan gelombang delta (antara 0,5-4 herzt). Gelombang ini sangat berbahaya bagi kondisi tubuh kita. Oleh karena itu kita harus menjauhi hal-hal tersebut diatas.
                Selain dari faktor syaitoniyah ternyata gelombang jahat juga bisa muncul dari jenis tumbuh-tumbuhan seperti :
1.       Jenis Tanaman peneduh (Akasia, Flamboyan, bunga cina ketapang, waru dan kayu manis)
2.       Jenis Tanaman buah ( Alpukat, Anggur, Durian, Kedondong, Nangka, dan Pepaya)
3.       Jenis Tanaman Hias ( Bunga Matahari, Kamboja, Kantil, Kecubung, Tapak Dara)
Oleh sebab itu jika jiwa kita sedang dalam kondisi yang tidak stabil hendaknya kita jauhi jenis tanaman diatas.
Untuk mengimbangi efek dari pancaran gelombang yang ber aura panas diatas sebaiknya kita tanami pekarangan rumah kita dengan jenis tanaman yang beraura dingin seperti :
1.       Jenis Tanaman peneduh (Beringin, Kamboja merah, Karet hias, Kelapa, Tanjung)
2.       Jenis Tanaman buah ( Belimbing manis, delima, duku, jambu air, jambu biji, jeruk, mangga, manggis, pisang, rambutan, sawo, sirsak)
3.       Jenis Tanaman Hias ( anyelir, sosor bebek, dahlia, gladiol, kacapiring, melati, sedap malam, daun mangkokan, daun mutiara, bakung, anggrek, kembang sepatu, cengger ayam, suflir, keladi, lidah buaya, semua jenis pakis, dan semua bunga yang berbau harum).
Salam Sehat, Salam Bahagia. JWT

Kesehatan Ibarat Mahkota


"الصحّة تاجٌ"
“Kesehatan ibarat mahkota”


            Siapa di dunia ini yang tidak ingin sehat ? pasti semuanya mendambakan nikmat Allah yang satu ini. Sepintar apapun kita, sebanyak berapapun harta kita jika kita tidak sehat maka ibarat semuanya adalah kesia-siaan belaka. Banyak orang tertipu dengan nikmat sehat ini. Seolah itu bukanlah apap-apa, namun ketika mereka sedang ditimpa sakit walau hanya sekedar flu baru kita menyadari arti sebuah kesehatan. Oleh karena itu nikmat sehat ini patut kita syukuri bersama. Baik sehat secara jasmani lebih-lebih sehat secara rohani.
            Tentu kita masih ingat sebuah hadits Nabi yang menerangkan agar kita ingat 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara yang lain. Salah satu diantaranya adalah “Mempergunakan waktu sehat sebelum datang waktu sakit” mumpung kita diganjar sehat oleh Allah mari optimalkan diri dan bersinergi bersama membangun kehidupan yang lebih baik.
            Semoga kita semua menjadi hamba-hamba Allah yang selalu berlomba kearah kebaikan bersama dan semoga kita selalu dianugerahi kesehatan dan kebaikan fiddun-ya hasanah wa fil aakhiroti hasanah. Amien. Sakam sehat selalu. JWT

Kamis, 29 November 2012

Potensi Diri

"Cilik ora kurang bakal"
"Gedhe ora turah bakal"

"Kecil tidak kurang potensi, dan besar tidak kelebihan potensi" 

Begitulah kira-kira maksud dari ajaran kearifan masyarakat Jawa yang sering diwejangkan oleh para sesepuh kita. Bahwasanya manusia itu pada dasarnya sama punya potensi yang telah dianugerahkan oleh Allah kepada kita. Tidak usah kita berkecil hati, jika orang lain bisa mengapa kita tidak. 

Oleh karena itu mari semaksimal mungkin kita bangunkan potensi diri kita untuk menggapai hal-hal yang positif. Kita sama-sama dilahirkan dalam wujud dan rupa manusia, kita sama mendapatkan nikmat waktu 24 jam dalam sehari. Jika orang lain bisa menghasilkan sesuatu produktif mengapa kita ongkang-ongkang saja. ?

Buka mental block dalam jiwa kita. Bangunkan raksasa tidur yang ada dalam diri kita, jalin silaturrahmi dan  komunikasi serta koneksi dengan orang-orang sukses agar kita juga merasakan sukses. Karena kita memang layak untuk sukses. Kita adalah makhluk terbaik ciptaan Tuhan, kita adalah masterpeicenya Tuhan yang Maha Segalanya.

Yakinlah bahwa kita diciptakan di dunia ini tidak sia-sia, kita diciptakan dengan segala potensi yang luar biasa, tinggal kita yang harus mengolah dan menyalurkannya dengan baik. Jadilah umat terbaik dan berlomba-lombalah dalam kebaikan.Salam Sukses. JWT

"HUM RIJAAL, WA NAHNU ROJUL"

Minggu, 25 November 2012

Jika anda merasa perlu memasukkan anak anda dalam kelompok bermaian atau taman kanak-kanan, pilihlah lembaga yang sesuai dan baik.

Jika anda merasa perlu memasukkan anak anda dalam kelompok bermaian atau taman kanak-kanan, pilihlah lembaga yang sesuai dan baik.

Mengapa ?
Ada banyak kelompok bermain dan taman kanak-kanak terutama di kota-kota besar. Lembaga-lembaga ini menjanjikan dan menawarkan berbagai macam keunggulan dengan biaya yang bervariasi. Tentu saja, lembaga-lembaga ini mencantumkan moto dan tujuan yang bagus-bagus.
Orang tua perlu benar-benar selektif agar bisa memilih lembaga yang terbaik untuk anaknya.

Bagaimana ?

-          Beberapa faktor dalam membuat pertimbangan untuk memilih lembaga yang sesuai : mutu, program, mutu guru dan staf, fasilitas bermain dan belajar, jarak dengan rumah, biaya.
-          Orang tua berhak menanyakan mengenai faktor-faktor tersebut di atas kepada pengelola lembaga. Bahkan beberapa lembaga memberi kesempatan bagi orang tua calon siswa untuk meninjau dan mengamati proses belajar mengajar serta fasilitas yang ditawarkan.
-          Beberapa kriteria dasar yang bisa dipakai dalam penilaian mengenai mutu program dan guru, fasilitas bermaian dan belajar.
-          Perhatian terhadap individu siswa memadai : kelas kecl (tidak lebih dari 12 dan untuk kelompok bermaian, selaian guru kelas, perlu asisten guru)
a.       Guru dan staf adalah profesional pendidik yangmenyayangi anak-anak
b.      Kurikulum sesuai dengan tahapan perkembangan anak
c.       Arena belajar dan bermaian bersih, sehat, aman, dan nyaman (sirkulasi udara baik, pencahayaan cukup, lokasi serta peralatan aman buat anak-anak)
d    Komunikasi antara lembaga dan orang tua terjalin.

Sabtu, 24 November 2012

Liburan Ke Sendang Nglateng Kenduruan

Watu Wayang Di lokasi Sendang Nglateng Kenduruan
Sumur di Lokasi Sendang Nglateng
Berlibur tidak harus mengeluarkan biaya banyak dan mencari paket-paket ke luar kota atau bahkan liburan ke luar negeri seperti yang sering di iklankan oleh biro-biro perjalanan wisata. Bagiku  liburan ditempat-tempat sekitar rumah kita juga cukup menyenangkan dan menghibur. Yang terpenting adalah menemukan suasana baru dan lepas dari rutinitas dan kesibukan kita sehari-hari. Karena pada hakekatnya berlibur adalah ganti  pekerjaan (الراحة هي تبادل الأعمال) .

Hari Jum'at adalah hari liburku. Saat itu kami sekeluarga kecil cukup berkeliling dengan motor jalan-jalan ke Jatirogo. Setiap Jum'at wilayah ini cukup ramai dengan pasar sapinya dan pasar loaknya. Ya Jum'at adalah hari berkah bagi para pemburu barang loakan. 

Dari Jatirogo kami mengambil jalur selatan ke arah Kec. Keduruan. Jalur ini adalah jalur tikus bagi yang ingin menghindari cegatan polisi yang kadang sering mangkal di jalur Jatirogo-Bojonegoro tepatnya di perbatasan Kec. Bangilan dan Jatirogo. (Masih ada gak ya sekarang ????)

Lokasi Sumur
Keadaan geografis Kenduruan yang berbukit-bukit sangat cocok untuk keliling-kelling santai dengan motor, apalagi jalannya juga telah teraspal semua sehingga perjalanan cukuplah nyaman. Apalagi di jalur Sokogunung, Jamprong, hingga Nglateng, jalan dan pemandangan alamnya cukup menghibur pagi para penyuka jelajah alam. Jalan yang menanjak dan berkelok dipinggirnya hutan dan sawah nan asri dan eksotik memanjakan mata yang memandang. Daerah ini dulu terkenal sebagai penghasil jambu mete dan juwet. 

Ketika perjalanan kami sampai di Nglateng kami sekeluarga melihat situs Watu Wayang dan Sendang Nglateng yang menjadi punden masyarakat setempat.

Dari Nglateng kami mengambil jalur ke arah timur menuju desa Sidotentrem Bangilan dan melanjutkan pulang ke Jelaru Banjarworo. Salam Liburan. JWT

Kamis, 22 November 2012

Israel Berada Pada Jalur Yang Benar

Rangkaian aksi pembantaian muslim Gaza oleh zionis Israel masih berlanjut hingga saat ini dan bahkan memang tak akan berhenti sampai datangnya hari kiamat. Karena kehancuran Israel berarti kiamat telah dekat.

Oleh karena itu jangan harap perdamaian akan tercipta selama Israel masih bercokol di dunia ini. Israel dengan zionisnya yang menjadi biang kerok konflik di kawasan Arab itu memang tidak pernah mengenal perikemanusiaan. Jadi jangan pernah heran dengan segala sepak terjang dan kebiadaban Israel terhadap umat Islam. Karena Allah sendiri telah menegaskan sifat-sifat buruk bangsa Israel dalam nash-nash NYA.
Dalam Alquran sedikitnya disebutkan 22 sifat buruk bangsa Yahudi, yakni:

1. Keras hati dan dzalim (Al-Baqarah:75,91,93,120,145,170; An-Nisa:160; Al-Maidah:41)

2. Kebanyakan fasik dan sedikit beriman kepada Allah SWT (Ali Imran:110; An-Nisa:55)

3. Musuh yang paling bahaya bagi orang-orang Islam (Al-Maidah:82)

4. Amat mengetahui kekuatan dan kelemahan orang-orang Islam seperti mereka mengenal anak mereka sendiri (Al-An’am:20)

5. Mengubah dan memutarbalikkan kebenaran (Al-Baqarah:75,91,101,140,145,211; Ali Imron:71,78; An-Nisa:46; Al-Maidah:41)

6. Menyembunyikan bukti kebenaran (Al-Baqarah:76,101,120,146; Ali Imron:71)

7. Hanya menerima perkara-perkara atau kebenaran yang dapat memenuhi cita rasa atau nafsu mereka (Al-Baqarah:87,101,120,146; Al-Maidah:41)

8. Ingkar dan tidak dapat menerima keterangan dan kebenaran AlQuran (Al-Baqarah:91,99; Ali Imron:70)

9. Memekakkan telinga kepada seruan kebenaran, membisukan diri untuk mengucapkan perkara yang benar, membutakan mata terhadap bukti kebenaran dan tidak menggunakan akal untuk menimbangkan kebenaran (Al-Baqarah:171)

10. Mencampuradukkan yang benar dan yang salah, yang hak dan yang batil (Ali Imran:71)

11. Berpura-pura mendukung orang Islam tetapi apabila ada di belakang orang-orang Islam, mereka mengutuk dengan sekeras-kerasnya (Al-Baqarah:76; Ali Imran:72,119)

12. Hati meraka sudah tertutup akan Islam karena dilaknat oleh Allah SWT yang disebabkan oleh kekufuran mereka sendiri (Al-Baqarah:88,120,145,146)

13. Kuat berpegang pada rasa kebangsaan mereka dan mengatakan bahwa mereka adalah bangsa yang istimewa yang dipilih oleh Tuhan dan menyakini agama yang selain daripada Yahudi adalah salah (Al-Baqarah:94,111,113,120,135,145; Al-Maidah:18)

14. Tidak akan ada kebaikan untuk seluruh manusia jika mereka memimpin (An-Nisa:53)

15. Tidak suka, dengki, iri hati terhadap orang-orang Islam (Al-Baqarah:90,105,109,120)

16. Mencintai kemewahan dan kehidupan dunia, bersifat tamak dan rakus, menginginkan umur yang panjang dan mengejar kesenangan serta takut akan kematian (Al-Baqarah:90,95,96,212)

17. Berkata bohong, mengingkari janji dan melampaui batas (Al-Baqarah:100,246,249 Ali Imran:183,184; An-Nisa:46)

18. Berlindung di balik mulut yang manis dan perkataan yang baik (Al-Baqarah:204,246; Ali Imron:72; An-Nisa:46)

19. Mengada-ada perkara-perkara dusta dan suka kepada perkara-perkara dusta (Ali Imran:24,94,183,184; Al-Maidah:41)

20. Berlaku sombong dan memandang rendah terhadap orang-orang Islam (Al-Baqarah:206,212,247)

21. Tidak amanah dan memakan hak orang lain dengan cara yang salah (Ali Imran:75,76; At-Taubah:34)

22. Selalu melakukan kerusakan dan menganjurkan peperangan (Ali Imran:64)

Sumber : http://menarik-news.blogspot.com/2011/02/inilah-kekuatan-yang-bisa-menghancurkan.html

Rabu, 14 November 2012

Memoar Bulan Suro di Kampungku

Tahun baru menjadi ritual tahunan masyarakat kita. Setidaknya dalam satu tahun kita merayakan acara tahun baru yaitu Tahun baru Masehi dan Tahun baru Muharram atau dalam istilah jawanya bulan Suro. Walau sama-sama tahun barunya namun masyarakat berbeda dalam merayakan dua tahun baru tersebut. 

Untuk yang pertama yaitu tahun baru Masehi biasanya diwarnai oleh keramaian dan hiruk-pikuk yang menyertakan segenap perangkatnya semisal terompet, kembang api, petasan, bahkan sampai bleyer-bleyeran kendaraan bermotor disertai dengan konvoi tak beraturan di jalan-jalan. 

Sedang untuk tahun baru Muharram masyarakat lebih spiritual dan kalem serta khusuk dalam merayakannya. Ada yang sengaja mencari tempat-tempat sepi di tepi sungai, di pantai, goa-goa (mungkin) dan disertai dengan tirakatan dengan tidak tidur semalam suntuk.

Masyarakat dahulu juga banyak menggelar selametan bucu kendit yang biasaya dilakukan di perempatan jalan-jalan, atau mungkin di punden-punden desa. Namun sekarang kelihatannya banyak dilaksanakan di mushola-mushola dan masjid-masjid desa.

Sewaktu saya kecil, tetangga-tetangga saya tiap malam suro sama membuat oncor yang diletakkan di sekitar rumah. Keadaan menjadi terang benderang walau saat itu belum ada lampu listrik. Namun ritual pasang oncor sekarang sudah ditinggalkan. Tidak tahu sebabnya, mungkin tradisi tersebut sudah tidak laku atau mungkin karena jalan-jalan sudah terang oleh lampu listrik.

Begitulah sekilas tradisi malam suro yang sempat saya ingat dari masa kecilku di dusun Singsim Desa Bangilan kecamatan Bangilan.

Selamat Tahun Baru 1434 H


Kami keluarga besar Blogger Indonesia mengucapkan selamat Tahun Baru Hijriyah 1434. Mohon maaf jika ada salah. Semoga segala dosa kita satu tahun yang silam diampuni oleh Allah dan harapan kita kedepan lebih baik dari tahun lalu. Salam blogger.

Kamis, 08 November 2012

Wit Jati Sendang Gladrah Wonorejo Kenduruan

Inilah foto pohon jati Sendang Gladrah di Desa Wonorejo yang sempat menjadi sengketa. Bagaimana ya ending beritanya ? tunggu saja kabar selanjutnya....

Komunitas Pemuda Rajekwesi Membagi Mimpi


Komunitas Pemuda Rajekwesi Peduli

Kabupaten Bojonegoro ke depan akan menjadi kota industri minyak. Hal ini tentu akan menjadikan persaingan hidup  akan semakin meningkat tajam dari berbagai sektornya. Untuk menanggulangi dan mempersiapkan industrialisasi tersebut perlu adanya suatu langkah-langkah yang real untuk menjawab tantangan serta persaingan global di kota ledre tersebut.
Untuk itu Komunitas Rajekwesi bersinergi bersama dengan Yayasan Adiluhung akan mengadakan training kepada pemuda-pemuda Bojonegoro guna mempersiapkan diri menjadi bagian dari perubahan industrialisasi migas.
Bagi warga Bojonegoro usia produktif 17 s/d 35 tahun bisa mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Yayasan Adiluhung. Untuk info dan pendaftaran bisa menghubungi korwil-korwil yang telah terbentuk di seluruh wilayah Kab. Bojonegoro.
1.       Korwil Barat meliputi Kec. Margomulyo, Ngraho, Padangan, Ngambon, Purwosari, Ngasem, dapat menghubungi Mas Safuan. Nomor HP. 0856418549777
2.       Korwil Utara meliputi Kec. Kedewan, Kasiman, Trucuk, Kota Bojonegoro, Kalitidu, dan Gayam dapat menghubungi Mas Darianto. Nomor HP. 085649414753
3.       Korwil Selatan meliputi Kec. Dander, Temayang, Bubulan, Gondang, Sekar, Sugihwaras Sukosewu, dapat menghubungi Mas Dio Nomor HP. 085733805444
4.       Korwil Timur meliputi Kec. Sumberrejo, Bourna, Kapas, Balen, Kanor, Kepohbaru dan Kedungngadem, dapat menghubungi Mas Angga. Nomor HP. 085731327315

Demikian Informasi yang dapat saya sampaikan semoga 

bermanfaat. Semangat dan maju teruslah pemuda 

Bojonegoro. (Sumber : Radio Istana FM). JWT

Rabu, 07 November 2012

Jangan mempermalukan anak di depan umum


Jangan mempermalukan anak di depan umum

Mengapa ?
Apabila anak melakukan kesalahan ini di depan umum, orang tua perlu bersikap bijak dalam mengatasi anak. Banyak orang tua langsung menegur, membentak, bahkan memukul anaknya di depan banyak orang. Tindakan ini memberikan dampak yang sangat buruk pada anak. Jika hal ini terjadi berkali-kali, anak akan merasa minder atau bahkan meningkatkan kebandelannya sebagau bagian dari mekanisme pertahanan harga dirinya.

Bagaimana ?
v  Jangan pernah memarahi apalagi membentak anak anda di depan orang lain, apalagi orang yang tidak begitu dia kenal. Tindakan ini sangat merendahkan harga dirinya dan menjatuhkan rasa percaya dirinya. Jika dia melakukan sesuatu kesalahan di depan orang lain, tahan emosi anda dan tunggu saat dimana hanya ada anda dan dia untuk memberikan teguran.
v  Jika hal itu tidak mungkin dan kesalahannya harus dihentikan saat itu juga, gunakan sinyal-sinyal non verbal halus yang tidak menarik perhatian orang lain, seperti pasang wajah serius, arahkan tatapan mata padanya, tunjukkan jari telunjuk atau panggil namanya dengan intonasi sedikit lebih tinggi.
vJika anak anda mengabaikan sinyal-sinyal non verbal di atas, upaya terakhir adalah memanggilnya keluar dari hadapan orang-orang lain dan menegurnya sendiri. “Anton, ayo kita masuk ke kamar. Ayah perlu bicara dengan kamu.”

Rabu, 31 Oktober 2012

Arsipku LI MA ASSALAM 2012

Renungan Idul Qurban


Renungan Idul Qurban

Setelah ritual tahunan ibadah agung Idul Adha atau Idul Qurban 1433 H kita lewati, masihkan tersisa di dalam jiwa ini sikap rela untuk berkorban sebagaimana teladan Abiina Ibrahim Alaihissalam ?

Ataukah ritual itu hanya sekedar agenda tahunan nir makna yang telah kehilangan substansi sucinya ?

Masih relakah segala kenikmatan hidup ini kita tukar dengan sikap lebih mendahulukan kepentingan bersama dari pada hanya sekedar hasrat diri dan pemenuhan nafsu insani ?

Atau jangan-jangan berkorban itu hanya sekedar lift servis, pemanis bibir semata....

Teori, tulisan, dan segala macam retorika memanglah tidaklah sama dengan pengamalan dan praktek

Mari beristighfar
Mari bertahmid...bertahlil... dan bertakbir

Allahu Akbar
Wa lillahil hamd

Senin, 29 Oktober 2012

Kisi-kisi Antropologi

Antropologi adalah salah satu mapel yang di Ujian Nasionalkan di kelas XII jurusan bahasa. Alhamdulillah kemarin saya mendapat copian file kisi-kisi ini dari teman MGMP. Saya ucapkan terima kasih kepada beliaunya semoga membawa manfaat untuk kita bersama. Bagi yang belum punya monggo filenya bisa diunduh disini....

Silahkan diunduh KISI_KISI_ANTRO_2012.html

Sabtu, 27 Oktober 2012

Jika anak berbuat salah, tegurlah dia dengan penuh kasih


Jika anak berbuat salah, tegurlah dia dengan penuh kasih

Mengapa ?
Seperti pepatah bahasa Inggris  “to err is human,” seorang anakpun tidak luput dari kesalahan. Gunakan kesempatan ini sebagai peluang agar anak bisa belajar dari kesalahannya. Yang terpenting adalah bagaimana anak bisa menghadapi kesalahannya dan menjadi anak yang lebih baik lagi di kemudian hari. Beberara orang tua menganggap kesalahan anak seperti kiamat dan memarahi anak habis-habisan. Dalam hal ini anak akan merasa tidak aman dan takut terhadap orang tua sehingga ketika lain kali dia berbuat kesalahan lagi, dia akan berusaha menyembunyikannya dan berbohong kepada orang tua untuk menghindari amarah. Karena itu orang tua perlu bersikap bijak dan tidak malah menjerumuskan anak ke dalam perasaan bersalah dan takut yang berlebihan. Orang tua perlu membimbing anak untuk menyesali kesalahannya. Dan yang lebih penting adalah bagaimana anak bisa bangkit kembali dan memperbaiki diri.

Bagaimana ?
v  Fokuskan pada tindakan anak yang salah dan bukannya pada sifat atau kepribadian anak. Anda bisa mengatakan “Jadi kamu tadi memecahkan vas bunga mama. Bagaimana itu bisa terjadi ?” Hindari konfrontasi yang menjatuhkan rasa aman anak seperti, “Kamu itu kok kasar sekali sih !”
v  Hindari kata-kata yang berisi vonis permanen seperti : musti, selalu, tidak pernah, biasa.
v  Jangan mengungkit-ungkit  kesalahan yang lalu-lalu.
v  Jangan membanding-bandingkan anak dengan orang lain. Setiap orang adalah unik dan spesial
v  Jika anda merasa harus menghukum anak karena kesalahan yang cukup serius, lakukan itu untuk kepentingan anak dan  bukan untuk melampiaskan emosi anda. Hukuman yang mendidik tidak untuk menyakiti atau menjatuhkan harga diri anak melainkan untuk membuat anak menyesali kesalahannya namun masih bisa melihat harapan untuk perbaikan dirinya.

Rabu, 24 Oktober 2012

Ojo Luwas Marang Kanugrahane Allah


Ojo Luwas Marang Kanugrahane Allah

“Ojo nganti ono opo suwene mongso tekane pengarep ing dalem sertane anggujeki ing dalem do’a iku natrapi marang luwas niro, sebab Allah njamin ditompone do’a nanging miturut pilihane Allah dudu miturut pilihan niro lan ing wektu kang dikersakaken Allah dudu ing wektu kang siro kersakake”

Yen sira dungo, nuli suwe durung disembadani dening Allah tegese opo kang ko suwun durung diwuhudake dening Allah tur sira tansah anggujeki marang Allah iku ojo kongsi dadi sebab sira luwas utowo putus asa saking kanugrahane Allah. Kerono luwas sira iku timbul sangking nyawang kedudukan do’a dadi sebab diparingi lan nyawang oleh nira methentheng nyuwun gandeng karo hajat niro. Dadi sira iku sembrono gandeng karo opo kang dimaksud dening do’a yoiku ngetok-ngetokake butuh nira marang Allah lan langgenge madep marang Allah kanthi munajat yoiku do’a.

Penjelasan :
Wong Islam iku ono werno telu :
1.       Wong kang nejo Pengerane kanthi masrahake awake, nuli biso oleh ridhone lan biso langgeng oleh gandulan marang Pangerane tingkah ono utowo ora ono. Wong kang mangkene iki ora gelem mundur yen panuwune suwe lan durung disembadani lan ora mundur kerono liyane.
2.       Wong kang tetep do’a ono ing lawange Pengeran tegese terus madep kanthi gumandul marang janjine lan nunggu keputusane. Wong kang mangkene iki tansah bali marang awake, nganggep awake sembrono lan ora netepi syarat olehe do’a olehe do’a naliko durung disembadani. Sebab pandangan kang mangkene iki nuli wong iku luwas ninggalake do’a lan kadang-kadang bali do’a maneh. Lan yen diparingi gampang atine nganggep yen syariat Islam (peraturan Islam) iku banget baguse.
3.       Wong kang do’a ono ing lawange pengeran kanthi didampingi kanthi macem-macem alasan, tansah lali, tansah nyuprih opo kang dadi sejane, tanpo ngawasi peraturan lan hukume Allah. Wong kang mangkene iki kadang-kadang mamang terhadap janjine Allah Ta’ala.

Yen siro do’a  nuli durung disembadani dening Allah, tegese opo kang siro suwung durung di wujudake dening Allah tur siro tansah anggujeki marang Allah, iku ojo kongsi dadi sebab siro luwas utowo putus asa sangking kanugrahane Allah. Kerono sopo bae wong kang do’a (nyuwun) marang Allah iku mesthi disembadani. Mung bae panyembadane Allah iku miturut opo kang dikersakake dening Allah ora miturut opo kang dadi kekarepan lan pilihan niro. Lan wujude opo kang siro suwun iku wektune miturut opo kang dikersakake Allah, ora miturut kekarepan niro.

Senin, 22 Oktober 2012

Pergi Ke Sungai

Perdu belakang rumah Singsim, istilahnya tegal setrenan karena letaknya dipinggir sungai











Ini lagi jogo kali, dadi suk nek ono rejaning jaman diarani sunan jogokali












Bermain pasir, air, kerikil di kali sungguh mengasikkan, membangkitkan pesona harmoni desa....

TPA Masjid Besar Al Falah Bangilan

Masjid Al Falah Bangilan sebelum direhab













Santri TKA/TPA masjid Al Falah Bangilan sedang bermain di halaman selatan masjid












Kalau ini lagi serius belajar agar jadi anak pintar

Minggu, 21 Oktober 2012

Menjaga Kearifan dan budaya Lokal


 Menjaga Kearifan dan budaya Lokal

                Dalam lingkaran hidup masyarakat Jawa sering diadakan selametan mulai sejak dalam kandungan, terlahir ke muka bumi, menikah hingga menapaki jenjang kehidupan selanjutnya. Selametan banyak memuat simbol-simbol yang kadang kita kesulitan untuk memahaminya. Biasanya upacara-upacara keagamaan/kepercayaan tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi saat-saat krisis saat genting, gawat, dan penuh dengan marabahaya baik secara fisik maupun batiniah dalam kehidupan seseorang yang dalam istilah antropologinya disebut crisis rites (upacara-upacara waktu krisis) atau rites de passage (upacara-upacara untuk melalui waktu krisis).

                Oleh karena itu masyarakat Jawa memiliki banyak pantangan dan aturan dalam kehidupannya yang kadang-kadang sukar untuk kita nalar dengan akal pikiran kita. Bahkan mungkin sesuatu itu kita anggap remeh dan hanya sekedar mengada-ada saja.

                Namun  wewaler nenek moyang Jawa setelah kita telaah secara mendalam dan bersamaan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan modern ternyata apa yang menjadi pamali orang jawa tidak hanya sekedar mitos belaka ada sisi-sisi ilmiah yang kadang belum mampu kita ungkap.

                Karena orang jawa banyak menggunakan simbol untuk membeber kawruh dan ngelmu adiluhungnya kepada anak cucu mereka. Simbol-simbol itu tersembunyi dalam kiasan atau sinamun ing samudana yang hanya mampu ditangkap oleh orang yang landep pikirnya orang yang tanggap ing sasmita.

                Oleh sebab itu seharusnya orang jawa harus njawani dan mengerti hakekat apa yang menjadi ajaran leluhurnya, tidak hanya sekadar ikut-ikutan tanpa mengerti maknanya sehingga menimbulkan kesalahpahaman dalam batinnya.

                Sudah saatnya kita nguri-nguri budaya bangsa kita dan menyelamatkan ajaran leluhur yang edi peni dan adiluhung ini dari kepunahan akibat gencarnya modernisasi yang melanda negeri ini. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati ajaran leluhurnya dan tidak lupa akan jasa-jasanya yang telah mengukir jiwa dan peradapan kita semua. Salam. jwt

Asal Mula Desa Demit Kec. Jatirogo


Asal Mula Desa Demit Kec. Jatirogo


                Dahulu kala ada suatu daerah terpencil yang mana daerah tersebut masuh berupa hutan belantara. Duceritakan suatu ketika ada seorang wali bersama dengan para pengawalnya melewati daerah itu. Tepat pada saat itu datang waktu untuk melakukan sholat dhuhur. Wali itu pun mencari tempat yang dapat digunakan untuk sholat dhuhur. Akan tetapi tidak ada tempat yang layak digunakan untuk sholat, hingga akhirnya salah satu pengawalnya mengusulkan untuk membuka daerah itu menjadi sebuah padepokan. Sang wali pun menyetujui saran dari salah satu pengawalnya itu. Dan saat itu juga dimulailah pembabatan hutan hingga akhirnya menjadi tanah yang lapang yang luas.
                Untuk melengkapi sarana padepokan maka sang wali berfikir untuk mendirikan masjid di tempat tersebut agar kelak dapat digunakan untuk beribadah bersama sekaligus tempat untuk belajar para santri-santrinya. Sebelum proses pembangunan masjid dilaksanakan sang wali akan melaksanakan sholat terlebih dahulu guna meminta petunjuk kepada Allah SWT. Namun ketika akan mengambil air wudlu ia mencari-cari sumber air disekitar padepokan namun tidak menemukan sumber air hingga akhirnya sang wali berjalan ke arah selatan dari padepokannya. Dan ternyata disitu ditemukan sebuah sendang besar, beliaupun menuju ke Sendang itu dan mengambil air wudlu. Pada saat wali mengambil air wudlu beliau merasakan sesuatu yang aneh, air di sendang itu ternyata sangat dingin sekali yang dalam bahasa Jawa disebut“ademe amit-amit”.
                Akhirnya masjid yang direncanakan pun dibangun didekat sendang tersebut. Lama kelamaan daerah itu menjadi ramai dan banyak orang yang sama menetap disana. Hingga akhirnya daerah itu oleh sang wali diberi nama “DEMIT” sebuah nama yang diambil dari sebuah sendang yang airnya dingin sekali atau “ademe amit-amit”. Sendang tersebut masih dapat kita jumpai hingga sekarang di Dusun Demit Kec. Jatirogo.



Dikisahkan oleh :

ULFA ROMADHOTUL FATIMAH Siswi Kelas XII MA ASSALAM Bangilan