Senin, 05 Juni 2017

Menjadi Muslim Yang Bahagia

Google
Menjadi Muslim Yang Bahagia
Oleh : Joyo Juwoto


Islam adalah agama yang sempurna, ajaran Islam tidak hanya mengatur urusan dunia saja, tapi sekaligus mengatur urusan akhirat.

Menjadi muslim berarti harus menjadi orang-orang yang bahagia dunia dan akhirat, seimbang antara keduanya.

Seorang muslim yang baik dilarang mengambil pilihan salah satu dari keduanya. Baik itu memilih hanya bahagia di dunia saja atau memilih bahagia di akhirat dengan mengesampingkan kehidupan dunia.

Dalam Al Qur'an surat al Qhasas ayat 77, Allah Swt, berfirman : Wabtaghii fii maa aatakallahuddaaral akhirata wa laa tansa nashiibaka minaddun-ya, Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) dunia.

Menjadi muslim yang baik seyogyanya memang menjadi muslim yang tengah-tengah diantara kepentingan dunia dan akhirat. Jangan sampai hanya mengurusi dunia sampai lupa akhirat, begitupula sebaliknya sibuk ngurusi akhirat lupa urusan duniawi.

Oleh karena itu berdoa dengan doa sapu jagad, Rabbana atina fidunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, meminta diberi kehidupan yang bahagia, baik di dunia maupun di akhirat kelak.


Dalam sebuah hadits Rasulullah Saw bersabda yang isinya kira-kira demikian, jika kamu bekerja maka sunguh-sungguhlah, sampai kau merasa akan hidup selamanya, namun saat kamu beribadah maka berfikirlah seakan-akan engkau akan meninggal esok hari.

Semoga kita semua, dijadikan oleh Allah Swt, sebagai hamba yang bahagia baik di dunia maupun di akhirat kelak. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar