Minggu, 30 Desember 2012

Renungan Liburan

Musim libur tak terasa sudah hampir selesai. Walau masih sibuk juga aku dengan rutinitas sehari-hari ku, alhamdulillah beberapa kegiatan libur masih sempat aku lakukan, walau mungkin hanya sekedar menarik nafas panjang dan dalam untuk menghirup unsur-unsur positif energi alam dan membuang jauh-jauh energi negatif.

Gempita liburan kadang tidak membuat fresh pikiran, namun justru menambah beban berat kehidupan kita. Jangan karena liburan dengan enteng kita melepas kendali atas kondisi kehidupan kita. Karena liburan dengan mudahnya kita berfoya, karena liburan kehidupan kita cenderung konsumtif dan tidak produktif. Well jadikanlah liburan sebagai ajang untuk meng upgrade diri dan mereefresh kemampuan kita agar lebih fit pasca liburan. Bukan malah menambahi beban kehidupan pasca liburan.
Berliburlah yang sehat dan bermanfaat. Salam Libur
























Selasa, 25 Desember 2012

Ingin Bahagia ? ini Resepnya...

Di era sekarang kebahagiaan seakan menjadi barang yang langka. Kekayaan, Kedudukan, Kehormatan tak kunjung mampu membahagiakan manusia. Apalagi kemiskinan tentu menjadi barang yang sangat ditakuti dan dijauhi oleh kebanyakan manusia. Lha wong kaya saja sulit bahagia apalagi yang miskin mana mungkin bisa bahagia. Itu mungkin logika kita. Disaat standar kebahagiaan  rancu dan absurd maka saat itu juga jangan pernah anda berharap untuk merasakan kebahagiaan. Coba bayangkan kaya merasa kurang lalu bagaimana yang miskin, tentu semakin susah dan menderita hidupnya, jika itu yang kita jadikan ukuran kebahagiaan. Oleh sebab itu mari kita berfikir lebih luas dan membuka cakrawala  akan arti dari kebahagiaan itu sendiri. Jangan pernah kita batasi kosakata "Bahagia" dalam rumus hidup kita dengan harta, kedudukan, kehormatan dan semua, karena bahagia ada dalam segala kondisi kita

Lalu bagaimana agar dalam segala kondisi kita bisa bahagia ? Cobalah resep turun temurun dari nenek moyang kita  orang Jawa.

1. Urip Kuwi Sing Prasojo
    Sederhana dalam berfikir, sederhana dalam berbicara, dan sederhana dalam berperilaku.
2. Urp Kuwi Ojo neko-neko
    Selalu mentaati norma dan hukum agama dan kemasyarakatan.
3. Urip Kuwi Ojo Golek Molo
    Tidak membuat masalah, tetapi mencari solusi atas permasalahan yang kita hadapi.

Insyallah dengan 3 hal tersebut diatas kita akan mampu menyelami makna dan arti dari kebahagiaan itu sendiri.Salam Bahagia. JWT

Minggu, 16 Desember 2012

BBM Langka Ngonthel Aja !!!

Hari ini BBM di wilayah Bangilan dan sekitarnya mengalami kelangkaan. Menurut salah satu kios bensin yang tadi pagi saya temui beliau harus berangkat pagi-pagi sekali untuk mendapatkan bensin. Itupun harus ke Lasem untuk mendapatkan stok bensin. Oleh karena itu bensin ditingkat eceran disekitar Bangilan harganya naik dari Rp 5.000,00 ke level harga Rp. 6.000,00. Walaupun dari SPBU harga bensin masih berkisar Rp 4.500,00 per liternya.

BBM memang termasuk hasil alam yang tidak dapat diperbarui, sehingga wajar harganya tiap tahun cenderung naik. Oleh karena itu kita sebagai pengguna harus bisa berhemat BBM. Semuanya tentu kita mulai dari diri kita sendiri. 

Sekarang memang sudah jamannya naik motor. dari anak kecil sampai dewasa, dari masyarakat miskin dan yang kaya semua hampir dipastikan naik motor. Baik itu menempuh jarak dekat lebih-lebih jarak jauh yang tentu memang kita membutuhkan kendaraan bermotor.
Sebenarnya jika kita tinjau ulang kegiatan kita bermotor kadang memang kurang produktif dan cenderung ke arah life style saja. Seperti anak-anak sekolah yang rumahnya dekat seharusnya lebih produktif jika naik onthel. Selain lebih sehat juga mengurangi tingkat polusi udara dilingkungan sekitar kita. Dan tentu kita bisa lebih menghemat uang belanja kita. Alhamdulillah karena keadaan mulai hari kemarin saya berangkat sekolah harus ngonthel. Memang saya berbicara seperti ini bukan karena ideologis semata namun juga karena keadaan yang mengharuskan saya menjual motor saya dan beralih ke onthel. Semua memang harus kita syukuri dan kita ambil hikmah dan manfatnya saja, sehingga hidup kita terasa indah dan bahagia.

Memang ironi jika kita lihat dari sudut kepemilikikan sumber minyak yang melimpah bangsa ini terus dilanda keterbatasan BBM. Bagai anak ayam yang kelaparan di lumbung padi ibaratnya. Hal ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah agar kelak kita tidak terus bermasalah dan disibukkan dengan hal yang sama. Selain dari faktor pemerintah kita sendiri juga harus bisa menjadi problem solving bagi permasalahn yang ada disekitar kita. Minimal mari bersama membatasi penggunaan BBM dengan mengurangi aktifitas naik motor jika memang tidak penting dan jarak yang kita tempuh relatif terjangkau. Salam Ngonthel Salam Sehat. JWT

Sabtu, 15 Desember 2012

Do'a Penetralisir Tanah Sangar dan Membuang Aura Jahat



يا ارض ربّي وربّك الله
أعوذ بالله من شرّ ما فيك
وشرّ ما خلق فيه, وشرّ ما يدبّ عليك
وأعوذ بك من اسد وأسود, ومن الحيّة والعقرب
ومن ساكن البلد, ومن والد وما ولد

Artinya :

Wahai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah
Aku berlindung kepada Allah dari keburukanmu dan
Keburukan apa yang ada di dalammu
Aku berlindung juga dari keburukan sesuatu yang bergerak merayap diatasmu
Aku berlindung kepada Engkau (Ya Allah) dari singa dan si hitam (Manusia atau ular besar), dari ular dan kalajengking, dan dari (para Jin) penghuni bumi, serta dari sang bapak (Iblis) dan anak keturunannya (setan-setan). (Diambil dari : Sunan Abu Dawud Jilid 3 halaman 34 no. 2603). Jwt

Semut Mampu mengangkat Beban 50 Kali Lebih Berat Dari Berat Badannya



Semut memang kecil-tetapi semut sangat kuat dibandingkan dengan ukurannya. Seandainya anda sekuat semut itu, anda dapat mengangkat mobil. Semut membawa atau menyeret makanan yang beratnya 50 kali lebih berat dari berat badannya ke sarang. Makanan itu mungkin berupa serpihan-serpihan tanaman atau potongan-potongan bangkai binatang. 

Hidup Indah Dengan Qona’ah


Hidup Indah Dengan Qona’ah
                Rosululloh SAW Bersabda :
“Seandainya anak cucu Adam diberikan sebuah lembah yang terdiri dari emas, maka niscaya dia akan berharap untuk mendapatkan lembah emas yang kedua.”

Begitulah memang fitrah manusia, selalu merasa kurang dan kurang. Ia hampir tidak pernah merasa kenyang dan  dari lapar dan dahaga keduniaan. Jika manusia dibiarkan dalam kebebasannya maka hal itu akan mengancam eksistensi kemanusiaannya. Tak ada mampu membuat manusia puas, bagai meminum air garam semakin diminum semakin haus saja. Manusia tidak akan berhenti untuk mengejar dunia hingga kebinasaan yang akan menghentikannya dan tanah pekuburan yang akan menyumpal mulut nafsunya.
Lihatlah gunung-gunung, hutan, pasir, air, habis memenuhi tuntutan hidup manusia. Namun kebahagiaan tak kunjung ditemukannya. Ia terus merasa kurang hidup terasa hampa, kering dan tak menemukan ketenangan seakan ingin ia telan dunia dan seisinya ini untuk memenuhi hasrat hidupnya.
Benar sekali apa yang telah disabdakan oleh Nabi kita, itulah memang watak dasar manusia. Oleh karena itu manusia membutuhkan perangkat untuk mengawal dan mengarahkan keinginannya. Sikap Qona’ah adalah salah satu software yang bila diinstalkan ke dalam jiwa manusia akan memberikan efek yang menjadikan manusia menjadi tenang dan bahagia, jiwanya akan aman dan di protec dari serangan virus-virus yang menjadikannya tidak tenang dan bahagia. sebagaimana tuntutan dalam doa’a sapu jagadnya:
ربّنا اتنا في الدّنيا حسنة وفي الاخرة حسنة
“Wahai Tuhan kami berikanlah kehidupan dunia kami indah dan begitu juga dengan kehidupan akhirat kami”
                Untuk qona’ah seseorang haruslah banyak bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah karuniakan kepada kita.  Sedikit atau banyak mari kita syukuri dan kita terima dengan ikhlas. Orang Jawa bilang “Nrimo Ing Pandum”. Adagium nrimo ing pandum jangan kita konotasikan dengan sikap apatis dan tidak mau berusaha. Namun dibalik makna nrimo ing pandum tersirat sikap qona’ah dan keyakinan akan kekuasaan dan kemaha-adilan Tuhan. Ada semacam energy positif yang terkandung didalamnya sehingga memberikan efek indah dan bahagia dalam menjalani hidup. Tidak merasa kurang walau mungkin kekurangan dan tidak merasa berpunya walau mungkin berlebihan rizkinya. Ora adigang adigung adiguna. Qona’ah dan Nrimo ing pandum. Salam Bahagia.

Kamis, 13 Desember 2012

Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012-2013

Antarkan anak anda pada hari pertama sekolah.

Antarkan anak anda pada hari pertama sekolah.

 Mengapa ?
Setiap anak mempunyai respon yang berbeda terhadap sekolah. Ada anak yang sudah siap dan memulai sekolah di Taman kanak-kanak atau kelompok bermain dengan antusias dan berani. Sebaliknya ada anak yang merasa cemas dan takut. Bahkan ada yang mogok tidak mau berangkat seolah atau ada yang merengek untuk terus ditemani orang tuanya. Adapun respon anak terhadap sekolah, orang tua perlu memahami kebutuhan anak dan memastikan mereka membimbing anak dalam langkah pertama anak menuju dunia luar.

Bagaimana ?
- Beberapa hari sebelum hari pertama sekolah, siapkan berbagai keperluannya seperti seragam sekolah, tas, sepatu,kaos kaki, dan kotak makanan.
- Jika ada,ceritakan pengalaman-pengalaman menarik mengenai taman kanak-kanak
- Pada hari pertama sekolah antarkan anak anda
-Walaupun anda merasa khawatir dan cemas,jangan tunjukkan perasaan negatif itu di hadapan anak. Usahakan tetap tenang.
- Gandeng tangannya dan katakan "Wah,kamu kelihatan cakep dengan baju seragam itu. Senang sekali kamu nanti akan bisa bermain-main dengan guru dan teman.
- Sebagai kenangan fotolah dia di depan gedung sekolah atau didepan ruang kelasnya.
- Ketika bel berbunyi, tinggalkan dia dan katakan "Selamat bersenang-senang ya. Nanti Mama akan jembut kamu di sini."
- Jangan mengintip di jendela kelas. Jika anak anda melihat kecemasan anda, diapun akan merasakan cemas itu dan menjadi tidak percaya diri.
Tinggalkan anak anda dengan tenang.Percayakan kepada gurunya.

Selasa, 11 Desember 2012

Kerja Kerja Kerja


Pak DIS
"Tahun 2012 Kerja Kerja Kerja".
begitu tadi sekilas saya baca di kantor PLN yang berada di Sadang Jatirogo. Kata-kata tersebut adalah semboyan dari Pak DIS, panggilan akrab Dahlan Iskan yang sekarang menjadi menteri BUMN. Beliau selalu menggembar=gemborkan tentang kerja keras dan usaha yang maksimal. Dari kata-kata tersebut saya jadi ingat sebuah Qoul yang berbunyi :

كلّ كلام لا ينبنى عليه العمل فلخوض فيه خوض فيما نُهِن عنه شرعا

"Setiap ucapan yang tak menghasilkan amal, maka menyibukkan diri di dalamnya adalah sama dengan menggeluti kerja terlarang dalam syara'"


Allahu Akbar...ini adalah sebuah Qoul yang sungguh luar biasa. Seorang muslim memang sudah seharusnya melakukan hal-hal yang positif dalam kehidupannya sehari-hari. Beramal yang membawa manfaat buat dirinya dan orang lain. Karena nilai seseorang ditentukan seberapa banyak ia memberikan manfaat untuk orang lain. Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain. Oleh karena itu mari bersama terus bersinergi dalam kebaikan, mari bersama mengorbit bersama orang-orang sholeh dan yang selalu beramal dan menggeluti hal-hal yang bermanfaat. Waktu di dunia ini sangat berharga sekali jangan sampai kita sia-siakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. 

Bukankah masih kita ingat bahwa seorang muslim itu ibarat "RUHBAANUN FIL LAYAAL, WA FURSAANUN FIN NAHAAR" seorang muslim ibarat seorang Rahib yang tekun ibadah di malam hari, sedang jika datang siang bersemangat bagai kuda di tengah peperangan. 

Sekali lagi waktu, waktu, dan waktu sangatlah berharga. Bahkan Imam Syafi'i pernah mengatakan : "Seandainya Allah tak menurunkan ayat selain surat Al’Ashr, niscaya itu saja sudah cukup buat manusia”. Jadi jangan sampai waktu kita buang sia-sia dengan banyak omongan yang tidak ada manfaatnya. Karena sebagaimana Qoul diatas bahwa orang yang hanya sibuk berbicara tanpa dibarengi dengan amal ibarat menggeluti kerja yang terlarang dalam syara'.

Wahai dirهku masihkah engkau akan berleha-leha di dunia ini ?



Falsafah Punakawan Dalam Wayang

Wayang di era sekarang memang kurang begitu populer, namun di era awal-awal perkembangan Islam wayang menjadi semacam tontonan yang memberikan tuntunan bagi kehidupan masyarakat. Bisa kita bandingkan tontonan hari ini maupun tuntunan hari ini seperti apa. 

Karena itu Wali Songo memasukkan unsur-unsur ajaran Islam dalam cerita pewayangan yang keluar dari pakem babon cerita wayang Mahabarata maupun Ramayana, Seperti cerita Jimat kalimasada, Bale sigala-gala, Dewa Ruci dan lain sebagainya. Selain itu para wali khususnya Sunan Kalijaga juga menambahkan tokoh-tokoh yang tidak ada dalam versi asli wayang yang sering disebut sebagai punakawan. Punakawan adalah adalah para pembantu dan pengasuh setia Pandawa. Dalam wayang kulit, punakawan ini paling sering muncul dalam goro-goro, yaitu babak pertunjukan yang seringkali berisi lelucon maupun wejangan. 

Nama-nama punakwan antara satu daerah dengan daerah lain ada perbedaannya, namun yang paling populer adalah : Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong. Adapun makna filosofis yang terkandung dalam punakawan tersebut adalah : 
1. Semar dari bahasa Arab "SIMAAR" yang artinya paku. Dikatakan bahwa kebenaran ajaran Islam adalah kokoh kuat dan sejahtera bagaikan kokohnya paku yang sudah tertancap, yakni agama Islam ibarat"SIMAARUDDUNYA" pakunya dunia.
2. Petruk, dari kata "FAT-RUK" yang artinya "Tinggalkanlah", yang diambl dari kalimat "FAT-RUK KULLU MAN SIWALAH", yaitu tinggalkan segala apa yang selain Allah.
3. Gareng, dari kata "NAALA QAARIN" (Nala Gareng) yang artinya memperoleh banyak kawan, yaitu sebagai tujuan pokok dakwah para Wali adalah memperoleh banyak kawan atau pengikut.
4. Bagong, dari kata "BAGHAA" yang artinya "Memberontak" yaitu memberontak terhadap segala sesuau yang dzalim.

Demikian sekilas falsafah yang terkandung dalam tokoh Punakwan Pandawa.

Minggu, 02 Desember 2012

Masak Enak Tanpa MSG

Butiran Micin
MSG (Monosodium Glutamat) atau lebih kita kenal dengan istilah micin sangatlah populer di tengah-tengah santapan harian kita. Baik santap pagi, siang maupun malam. Dari masyarakat perkotaan, pedesaan, bahkan pegunungan semua kenal dengan salah satu penyedap masakan dari Jepang ini.Hampir semua jenis makanan yang kita nikmati mengandung zat aditif untuk makanan ini.

Saya sebenarnya belum melihat efek dari MSG yang konon dapat meningkatkan resiko dan kecepatan pertumbuhan sel-sel kanker. Walaupun sebenarnya secara umum menurut badan pengawas makanan zat ini aman untuk dikonsumsi dengan tanpa pembatasan.

Namun setelah mendengar desas-desus bahwa MSG bisa memicu kanker, merusak jaringan otak, dan beberapa efek samping yang lain maka secara bertahap dapur kami mulai meninggalkan penyedap rasa itu. Walaupun ada yang membantah bahwa MSG aman, namun bagaimanapun juga pada dasarnya zat kimia tentunya kurang baik bagi kesehatan tubuh  jika kita konsumsi secara terus-menerus dan dalam jangka waktu yang panjang.

Proses awal memasak tanpa menyertakan MSG memang terasa ada yang hambar. Kurang menendanglah citarasanya. Namun seiring dengan waktu ternyata lidah kita mampu menyesuaikan makanan tanpa penyedap ternyata juga tidak ada masalah. Makan nasi panas-panas dengan secobek sambal terasi tanpa MSG juga masih nikmat. Saya kira yang perlu dibenahi adalah hati dan perasaan kita. Bukan menu yang kita makan sehari-hari. 

Dan alhamdulillah sekarang keluarga kami masak tanpa MSG, walau juga tidak mengurangi konsumsi kami terhadap MSG, karena kita kadang kebanyakan sering makan di rumah ibu bapak kami yang tentunya masih belum meninggalkan MSG dalam masakan mereka sehari-hari. Tapi yang pasti tanpa MSG bukanlah kiamat bagi selera makan kita. Salam Sehat Selalu. JWT

Perpustakaan Desa di Kec. Bangilan

Perpustakaan
Masih selalu terngiang ditelinga hatiku sebuah gemblengan yang sering diulas dan disampaikan oleh Abah Moehaimin Tamam Pengasuh Ponpes ASSALAM Bangilan Tuban, yaitu : "OJO NGAKU-NGAKU DADI SANTRI ASSALAM NEK DURUNG CINTA MEMBACA". Begitulah yang sering beliau gemblengkan kepada santriwan-santriwati. Dari gemblengan itu seakan beliau sangat menekankan arti pentingnya membaca bagi kalangan santri pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.

Aktivitas membaca tentu tidak terlepas dengan dunia buku dan buku tempatnya tentu di perpustakaan. Seperti telah kita ketahui bersama bahwa membaca merupakan salah satu ciri masyarakat modern dan berperadaban, oleh karena itu segala hal yang terkait dengan aktivitas membaca perlu di prasarani dan di nominatorkan. Sangat disayangkan sekali ketika kita muluk-muluk berbicara tentang kemajuan, tentang globalisasi, tentang IPTEK jika perpustakaan saja kita tidak punya. Saya memimpikan suatu saat nanti di desa-desa se Kecamatan Bangilan punya tempat yang representatif dan ramah buat sebuah perpustakaan.

Saya rasa jika pemerintah desa maupun kecamatan punya kepedulian terhadap kemajuan wilayahnya tidak salah jika ada anggaran khusus buat perpustakaan. Masalah rendahnya tingkat baca di tengah masyarakat jangan dijadikan tolak ukur dan faktor untuk tidak membangun perpustakaan. Hal itu sedikit demi sedikit bisa dicarikan solusi dan penyelesaiannya. 

Saya sempat bangga beberapa tahun yang lalu di Kauman Bangilan berdiri sebuah perpustakaan "Sarah Wulan" swadaya perorangan yang digagas oleh Mas Luthfi. Namun karena sebab apa ternyata perpustakaan itu akhirnya berhenti beroperasi. 

Di Pertigaan Bakalan ada juga sebuah perpustakaan milik Ibu Hj. Muawanah anggota DPR RI yang sampai saat ini alhamdulillah masih beroperasi. Dan ini merupakan satu-satunya perpustakaan yang ada di wilayah ini.

Saya sendiri sebenarnya  malu menuliskan tentang ide perpustakaan desa ini tanpa ada solusi dan tanpa usaha dari saya sendiri. Namun paling tidak "krenteg" ini telah saya utarakan di blog ini, dan mari kita semua masyarakat Bangilan pada umumnya serta para pemerhati pendidikan dan kemajuan masyarakat untuk bersama bersinergi  membangun mimpi tentang Sebuah Perpustakaan Desa. Salam Baca. JWT

Sabtu, 01 Desember 2012

Jenis Tanaman yang mengandung Aura Dingin dan Panas


Jenis Tanaman yang mengandung Aura Dingin dan Panas

                Urusan sehat tidak hanya  dipengaruhi faktor fisik semata. Karena tubuh manusia tidak hanya jasmani saja. Oleh karena itu agar tubuh kita sehat maka perlu kita kenali hal-hal lain yang mempengaruhi kesehatan jasmani kita. Seiring dengan penelitian modern ternyata kondisi hati seseorang juga mempengaruhi kondisi fisik seseorang. Akhir-akhir ini banyak penyakit jasmani yang diawali dari kejiwaan.
                Oleh karena itu mari jaga kondisi spiritual kita agar kita terjauh dari pengaruh jahat yang datang dari pikiran dan jiwa kita sendiri, semisal galau, cemas yang berlebihan, takut, iri, dengki, hasud dan lain sebagainya. Selain itu setan ataupun jin juga mampu mempengaruhi kesehatan jasmani dan rohani kita.
                Jiwa yang selalu tenang dan pasrah serta tawakkal kepada Allah mengasilkan gelombang alfa (7 – 14 herzt) yang akan membawa kebaikan bagi manusia. Sedang pikiran yang negatif, setan, jin, dan segala bentuk turunannya memancarkan gelombang delta (antara 0,5-4 herzt). Gelombang ini sangat berbahaya bagi kondisi tubuh kita. Oleh karena itu kita harus menjauhi hal-hal tersebut diatas.
                Selain dari faktor syaitoniyah ternyata gelombang jahat juga bisa muncul dari jenis tumbuh-tumbuhan seperti :
1.       Jenis Tanaman peneduh (Akasia, Flamboyan, bunga cina ketapang, waru dan kayu manis)
2.       Jenis Tanaman buah ( Alpukat, Anggur, Durian, Kedondong, Nangka, dan Pepaya)
3.       Jenis Tanaman Hias ( Bunga Matahari, Kamboja, Kantil, Kecubung, Tapak Dara)
Oleh sebab itu jika jiwa kita sedang dalam kondisi yang tidak stabil hendaknya kita jauhi jenis tanaman diatas.
Untuk mengimbangi efek dari pancaran gelombang yang ber aura panas diatas sebaiknya kita tanami pekarangan rumah kita dengan jenis tanaman yang beraura dingin seperti :
1.       Jenis Tanaman peneduh (Beringin, Kamboja merah, Karet hias, Kelapa, Tanjung)
2.       Jenis Tanaman buah ( Belimbing manis, delima, duku, jambu air, jambu biji, jeruk, mangga, manggis, pisang, rambutan, sawo, sirsak)
3.       Jenis Tanaman Hias ( anyelir, sosor bebek, dahlia, gladiol, kacapiring, melati, sedap malam, daun mangkokan, daun mutiara, bakung, anggrek, kembang sepatu, cengger ayam, suflir, keladi, lidah buaya, semua jenis pakis, dan semua bunga yang berbau harum).
Salam Sehat, Salam Bahagia. JWT

Kesehatan Ibarat Mahkota


"الصحّة تاجٌ"
“Kesehatan ibarat mahkota”


            Siapa di dunia ini yang tidak ingin sehat ? pasti semuanya mendambakan nikmat Allah yang satu ini. Sepintar apapun kita, sebanyak berapapun harta kita jika kita tidak sehat maka ibarat semuanya adalah kesia-siaan belaka. Banyak orang tertipu dengan nikmat sehat ini. Seolah itu bukanlah apap-apa, namun ketika mereka sedang ditimpa sakit walau hanya sekedar flu baru kita menyadari arti sebuah kesehatan. Oleh karena itu nikmat sehat ini patut kita syukuri bersama. Baik sehat secara jasmani lebih-lebih sehat secara rohani.
            Tentu kita masih ingat sebuah hadits Nabi yang menerangkan agar kita ingat 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara yang lain. Salah satu diantaranya adalah “Mempergunakan waktu sehat sebelum datang waktu sakit” mumpung kita diganjar sehat oleh Allah mari optimalkan diri dan bersinergi bersama membangun kehidupan yang lebih baik.
            Semoga kita semua menjadi hamba-hamba Allah yang selalu berlomba kearah kebaikan bersama dan semoga kita selalu dianugerahi kesehatan dan kebaikan fiddun-ya hasanah wa fil aakhiroti hasanah. Amien. Sakam sehat selalu. JWT